Cara Mengatasi Pentet Yang Manja




Burung Cendet Manja Mbagong Seperti Anakan BurungBurung Cendet atau juga dikenal dengan burung pentet memang burung yang pandai dalam menirukan suara burung lain terlebih suara burung-burung kecil. Hal ini dikarenakan di alam bebas, kemampuan ini digunakan burung pentet dalam menarik burung kecil yang akan dimangsanya. Kali ini Arena Burung akan memberikan tips tentang cara mengatasi cendet yang manja.


Jika anda pernah memelihara burung cendet, mungkin masalah ini pernah terjadi pada burung anda. Burung cendet kelihatan sangat manja terlebih jika berhadapan dengan pemilik burung. Biasanya burung akan berbunyi “ngeek..ngek...ngek...” sambil mengepa-ngepakkan sayapnya.

Sebelumnya mari kita bahas dulu tentang penyebabnya. Berikut beberapa penyebab burung cendet manja yang kami dapat dari beberapa ahlinya.
  • Karena terbiasa diberi jangkrik langsung dari tangan. Sehingga ketika melihat pemiliknya, burung akan mengepak-ngepakkan sayapnya mengira si pemilik akan memberinya jangkrik. Untuk menyiasati hal ini beberapa ahli menyarankan untuk menggunakan lidi ketika memberikan jangkrik. Ada juga yang menyarankan agar langsung dituangkan pada mangkuk pakan.
  • Penyebab lain adalah karena burung kurang mendapat terik matahari, dengan kata lain burung jarang dijemur. Sehingga burung akan sering mengembangkan bulu-bulunya dan bersifat manja.

Mengatasi Masalah Cendet Yang Manja
  • Cara mengatasi sebenarnya sangatlah variatif tergantung dari pola rawatan tiap harinya. Namun beberapa ahli menyarankan sebagai berikut.
  • Tambahlah lama waktu penjemuran
  • Sesekali buatlah burung terkejut dengan menggertaknya.
  • Berikan rawatan dengan menjemur-memandikan-menjemur-memandikan-dan taruh ditempat teduh.
  • Berikan EF yang bervariasi (jangkrik, Ulat, belalang, dll)
  • Bila cara diatas belum juga mendapatkan hasil yang baik, maka lepaskan burung kecil seperti burung pipit ke dalam kurangan burung pentet agar sifat predator burung muncul kembali.

Ditulis Oleh : Arena Terbaru // 21.11
Kategori:

 
Diberdayakan oleh Blogger.