Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Jenis Burung Hantu


Macam-Macam Burung Hantu | Owl - Burung memang bukan termasuk burung berkicau, namun banyak orang kini senang memelihara burung ini. Mungkin karena keunikannya sehingga banyak peminat yang gemar memelihara burung hantu. Burung ini sering dihubungkan dengan sesuatu hal yang berbau gaib, seperti perwujudan dari sosok setan, bahkan sampai dijadikan pertanda kemunculan makhluk halus. Diluar dari mitos tersebut ternyata burung hantu memiliki banyak macam atau jenisnya. Nah berikut beberapa jenis burung hantu yang sering dipelihara :

Scops Owl
Scops Owl - Jenis ini memiliki panjang tubuh sekitar 20-25 cm dan berat sekitar 100 gr. Makanan utamanya yaitu serangga seperti jangkrik, belalang, kecoak dan serangga kecil lainnya. Scops Owl sering disebut juga dengan celepuk. Hidupnya berada di pepohonan dengan ketinggian hingga 1.500 m di atas permukaan laut. Jenis ini sangat cocok dipelihara bagi para pemula karena bentuk tubuhnya yang kecil dan jenis makanannya hanya serangga kecil yang mudah kita dapatkan.


Javan Bay Owl
Javan Bay Owl - Burung hantu jenis ini berukuran sedang (sekitar 27 cm) berwarna cokelat agak merah. Bentuk tubuhnya mirip Tyto alba, dengan ciri piringan wajah berbentuk hati, kadang-kadang jumbai tegak. Tubuh bagian atas berwarna cokelat kemerahan, dengan bintik-bintik berwarna hitam-putih. Sedangkan tubuh bagian bawah kuning tua agak merah muda, dengan bintik hitam. Wajah berwarna merah muda. Makannya Tikus, burung kecil, reptil, amfibi, serangga, dan kadal.


Brown Hawk Owl
Brown Hawk Owl - Burung hantu jenis ini memiliki bulu berwarna brown. Karena burung hantu jenis ini berdarah panas maka jangan kaget jika dia terlihat galak. Makanannya berupa burung kecil, ikan, anak ayam dan binatang unggas lain. Wajahnya hamper seperti burung elang. Memiliki paruh runcing dan kuat. 


Barn Owl
Barn Owl - Burung hantu putih berukuran besar (sekitar 34 c) dengan ciri piringan wajah berwarna putih, melebar berbentuk hati. Tubuh bagian atas kuning tua kecokelatan, pucat dengan bercak-bercak halus. Tubuh bagian bawah putih dengan bintik-bintik hitam halus. Makanannya yaitu Tikus besar dan kecil, kalong, kadang-kadang burung lain, reptil, amfibi, dan serangga besar.


Buffy Fish Owl
Buffy Fish Owl - Burung hantu berukuran besar (sekitar 45 cm), warna cokelat kekuningan dengan jumbai telinga mencolok. Tubuh bagian atas penuh dengan garis-garis/coretan (lurik) berwarna cokelat terang, dengan garis-garis hitam bertepi kuning tua. Tubuh bagian bawah berwarna kuning tua kemerahan dengan lurik hitam yang tebal. Makananya ikan-ikan kecil, kodok, krustasea, mamalia dan reptil kecil.


Spotted Wood Owl
Spotted Wood Owl - Burung hantu berukuran besar (47 cm) dengan ciri warna merah cokelat, berbintik putih tanpa jumbai telinga. Piringan wajah sawo matang.  Tubuh bagian atas berwarna merah kecokelatan, berbintik merah tebal dikelilingi pinggiran hitam. Tubuh bagian bawah berwarna putih dengan lurik cokelat. Garis dagu agak putih. Makanannya mamalia kecil, anakan burung, dan serangga.


Barred Eagle Owl
Barred Eagle Owl - Burung hantu jenis ini berukuran besar yaitu sekitar 45 cm, dengan ciri bergaris banyak, berwarna abu-abu gelap, dengan jumbai telinga mencolok. Tubuh bagian atas berwarna cokelat kehitaman bergaris-garis halus warna kuning tua. Tubuh bagian bawah berwarna abu-abu keputih-putihan dan banyak bergaris hitam. Makanannya tikus besar dan kecil, ikan-ikan kecil, ular, dan burung-burung kecil.

Cara Meningkatkan Kesuburan Burung kicauan


Nutrisi Burung Kicauan | BIOJANNA 6 FOR BIRD - Hobi memelihara burung kicauan kini mulai banyak digeluti di kalangan masyarakat. Baik itu hanya sebagai hiburan dirumah hingga sebagai usaha bisnis yang mampu memberikan tambahan uang. Banyaknya permintaan terhadap burung kicauan yang semakin meningkat membuat usaha ternak burung kicauan menjadi semakin menjanjikan. Bagi anda seorang peternak burung kicauan tentunya salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah tentang kesehatan burung.

Nah oleh karena itu kita tentu harus selalu memperhatikan asupan makanan sampai vitamin bagi burung. Sama seperti manusia, proses reproduksi burung sangat dipengaruhi keseimbangan tubuh dan metabolisme endokrin. Keseimbangan hormonal burung akan mempengaruhi kondisi birahi si burung, sehingga hal ini tentu akan mempengaruhi keinginan kawin burung. Tahap bertelur burung juga dipengaruhi hormon tubuh, yaitu hormon estrogen yang akan mempengaruhi perkembangan pematangan oviduk untuk mensekresikan kalsium, protein, lemak, vitamin dan substansi lain dari dalam tubuh.

Probiotik adalah salah satu nutrisi terbaik bagi burung untuk menjaga keseimbangan hormon. Probiotik merupakan bakteri baik yang dikonsumsi dalam keadaan hidup dan mencapai saluran percernaan dalam keadaan hidup dengan jumlah yang cukup untuk menunjang kesehatan tubuh burung. Selain itu kandungan probiotik yaitu lactobasillus sp ternyata juga dapat meningkatkan kesuburan burung. Menjaga asupan probiotik dan vitamin pada burung adalah usaha yang penting demi menjaga kesuburan burung kita. 


Salah satu cara yang mudah untuk melakukan ini yaitu dengan memberikan suplemen BIOJANNA 6 FOR BIRD. Produk ini telah banyak dipercaya peternak burung kicauan sebagai suplemen yang ampuh dalam menjaga kesehatan dan kesuburan burung kesayangannya. Berikut beberapa kesaksian peternak burung mengenai BIOJANNA 6 FOR BIRD.


Untuk Pemesanan Produk Silahkan Hubungi :
Ronny
Telephone : 085 6422 00808
Pin BB : 26B86347

Memilih Ayam Serama Unggulan


Ayam Serama - Ayam yang berasal dari malaysia ini kini mulai banyak diminati. Hal ini terbukti dari banyaknya event kejuaraan ayam serama yang memperlombakan hingga beberapa kelas. Ayam serama merupakan ayam kontes, sehingga dalam memilih ayam serama yang unggulan hendaknya dipilih sesuai dengan kriteria penilaian dalam kontes. Nah berikut beberapa ciri ayam serama unggulan.


  • Ciri utama adalah kepala tertarik ke belakang, bagian belakang pendek, sayap vertical dan ekor panjang, penuh, dan apabila berkembang, tidak menyentuh balung. Posisi tengah mata sama dengan posisi tengah kaki ketika berdiri. Terlihat gagah, berani dan yakin. Lagak suka menonjol seperti berkokok dan suka berdiri.

  • Memiliki ukuran kepala kecil, proporsional dengan tubuh. Muka merah cerah dan bersih.Organ-organ yang ada di kepala seperti paruh, telinga, hidung, dan mata tidak cacat. Jengger, salah satu bagian penting dalam penilaian. Ukuran jengger tidak terlalu besar atau kecil dengan bentuk menyerupai lengkungan kurva. Posisi jengger tegak tidak miring, berwarna merah segar. Jumlah gerigi maksimal 5 dengan ukuran dan kedalaman seragam.

  • Ukuran ekor besar, vertikal dan tinggi. Bulu ekor utama panjang, melentik di penghujung dan berkembang seperti bentuk V.Lawi(ayam jantan) vertical 90° dan sedikit melentik kebelakang di saat terakhir. Ekor selalu terlihat mekar dengan bukaan 45° dari arah samping, atau menyerupai huruf A. Bulu-bulu yang menyusun ekor minimal berjumlah 6 helai dan dilengkapi bulu asuh minimal 5 helai. Posisi ekor lurus, tidak miring kekanan atau kekiri. Susunan antar bulu rapi menyerupai anak tangga dilihat dari ujung bulu. Kedudukan bulu pertama tegak keatas hamper membentuk sudut 90°dan rapat ke bulu pedang atau lawi. Tingginya melebihi kepala. Bulu pertama yang terlalu kedepan di nilai kurang baik.

  • Ketika berdiri, sayap ayam dalam posisi vertikal tetapi sedikit membelok kebelakang. Ujung sayap bersentuhan sedikit dengan lantai. Dalam keaadaan berdiri normal, tidak jinjit, ujung sayap menyentuh jari-jari kaki. Posisinya mengarah kedepan sehingga tegak lurus ke lantai. Sayap yang menggantung mengurangi nilai. Semakin tinggi posisi menggantungnya, semakin banyak pengurangan nilainya. Bulu sayap juga tidak boleh ada yang tanggal, sobek, dan melintir.

  • Penilaian warna bulu tidak mempunyai patokan khusus. Namun, warna – warna langka cenderung dinilai lebih besar seperti putuh polos atau hitam solid. Seiring dengan perkembangan jumlah populasi, warna-warna cerah, rinting, mas, dan berpola spot – spot dibagian dada kian diminati.
  • Khusus induk betina dan anakan poin bulu rendah karena ada yang sebaik warna bulu jantan. Bulu kemas atau rapat mempunyai nilai lebih karena mengesankan sosok ayam lebih kecil. Bulu kemas dicirikan dengan tulang-tulang halus, melekat erat ketubuh, tidak mengembang. Bulu yang terlihat mengkilap, rapi, bersih, tidak berkutu. Poin berkurang bila bulu disekitar dubur tampak rusak.

  • Badan tegap dan bulat. Dada ayam lebih luas dari bagian belakang apabila dilihat dari atas. Dari tepi, badab berbentuk V. Belakang ayam pendek dan lebar dibagian bahu. Perbandingan antara lebar tubuh dan tinggi berdasarkan tipenya: tubuh tipis 25%, tubuh ideal 40-50% dan tubuh bulat lebih dari 60%. Belakangan tipe tubuh tipis dengan dada menonjol lebih disukai karena mengesankan serama lebih mini. Dengan begitu pinggangpun akan terlihat lebih ramping.

  • Kaki tidak begitu rapat dan parallel. Panjang sederhana dan seimbang dengan ukuran sayap. Paha berotot dan sederhana panjang. Taji dibagian tengah betis, keras, kecil dan menuju kebelakang kaki. Panjang kaki proporsional dengan tubuh. Tungkai kaki langsing dengan jari-jari yang lentik. Sisik dan kuku jari lengkap dan tidak cacat. Warna kaki selama ini tidak dinilai, yang penting serasi dengan warna bulu. Serama berbulu putih atau terang biasana berkaki kuning atau putih. Sedangkan ayam serama yang berbulu gelap, warna kakinya abu-abu atau hitam.

  • Mempunyai lawi (bulu panjang pada ekor) yang panjang. Semakin panjang bulu lawi emakin bagus.Serama size kecil 6-7 cm; size sedang dan besar 8-9 cm. Namun, bulu lawi harus keras sehingga berdiri tegak 90° mengikuti bulu ekor pertama. Posisi lawi melebihi 90°, kurang baik. Bentuk lawi lancip seperti daun ilalang, berujung runcing.


Daftar Pasar Burung Di Jawa Timur


Berikut beberapa alamat Pasar Burung yang di Kota dan Kabupaten se-Jawa Timur.
Banyuwangi |Blitar | Bojonegoro | Gresik | Jember |Jombang | Kediri | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magetan | Malang | Mojokerto | Nganjuk | Ngawi | Pacitan | Pasuruan | Ponorogo | Probolinggo | Sidoarjo | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Batu | Surabaya



Banyuwangi  : Pujasera Karangrejo, Pasar Burung Rogo Jampi
Blitar : Pasar Burung Dimoro
Gresik : Pasar Burung Giri
Jember : Pasar Burung Jaya Jember
Jombang : Pasar Burung Tunggorono
Kediri : Pasar Burung Setono Bethek
Lamongan : Pasar Burung. Jl. Kusuma Bangsa (Simpang 3),
Madiun : Pasar Burung Srijaya. Jl Pelita Tama dekat Pasar Besi Jaya
Magetan : Pasar Burung Tambran Magetan. Jl Yosonegoro
Malang : Pasar Burung Splendid. Jl. Brawijaya
Mojokerto : Pasar Burung Empunala. Jl Empunala.
Nganjuk : Pasar Burung Dermojoyo. Jl. Dermojoyo
Ngawi : Pasar Burung Monumen Soerjo
Pacitan : Pasar Burung Arjowinangun. Jl. Raya Arjowinangun | Pasar Burung Punung
Pasuruan : Pasar Burung Kebon Agung. JL. Tambak Yudan
Probolinggo : Pasar Burung Jati Probolinggo
Sidoarjo : Pasar Burung Larangan
Trenggalek : Pasar Burung Trenggalek. Jl. Ki Mangun Sarkoro
Tulungagung : Pasar Burung Beji. Jl. Ki Mangun Sarkoro
Batu : Pasar Burung ECO Green Park.
Surabaya : Pasar Burung Bratang, Kupang, Turi

 
Diberdayakan oleh Blogger.